SEKSI OPERASI DAN PENGENDALIAN

Seksi Operasi dan Pengendalian
 

  • Seksi Operasi dan Pengendalian dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Bidang Angkutan dalam penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan pemberian bimbingan di bidang operasi dan pengendalian lalu lintas jalan.
  • Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat

    Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian mempunyai tugas:

  1. menyusun program kegiatan Seksi operasi dan Pengendalian berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  2. menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan dan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya, memberi petunjuk dan arahan secara lisan maupun tertulis guna meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas;
  4. melaksanakan koordinasi dengan semua Kepala Sub Bagian, Kepala Seksi dan Kepala UPTD di lingkungan Dinas Perhubungan untuk mendapatkan masukan, informasi guna mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kerja yang optimal;
  5. menyiapkan fasilitas kegiatan operasional dan menyiapkan bahan pendukung kegiatan pengawasan dan penertiban lalu lintas angkutan jalan;
  6. memelihara, mengoperasionalkan fasilitas operasional dan membina petugas operasional;
  7. membina dan menegakkan hukum serta penyidikan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan;
  8. melaksanakan pengawasan dan penertiban lalu lintas dan angkutan jalan;
  9. melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli lalu lintas
  10. menyiapkan bahan untuk memberikan bantuan hukum terhadap persoalan gugatan hukum yang timbul dari proses penyidik lalu lintas dan angkutan jalan serta pengkajian masalah penegakan hukum;
  11. menginventarisasi dan mengolah data kecelakaan lalu lintas untuk penyempurnaan manajemen dan rekayasa serta bimbingan dan penyuluhan lalu lintas;
  12. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan menilai prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan;
  13. membuat laporan pelaksanaan tugas kepada pejabat yang berwenang;
  14. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan pengambilan kebijakan di bidang pengendalian operasional lalu lintas jalan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
  15. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 

Share